Kamis, 05 Mei 2011

Mencegah Meningitis dengan Vaksinasi

Meningitis menjadi penyakit yang menakutkan masyarakat dunia. sebab penyakit ini bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Meningitis adalah penyakit berbahaya dan mematikan. Penderitanya bisa cacat dan meninggal dunia. sumber virus dan bakteri penyebab meningitis terdapat di negara negara benua afrika, amerika utara, amerika latin, dan selandia baru. itulah sebabnya jika seseorang hendak pergi haji ke tanah suci, disarankan untuk suntik vaksin meningitis karena semua orang berkumpul dari seluruh dunia. Begitu juga dengan orang yang sering bepergian keluar negeri.

Wakil ketua penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI), Prof Samsuridjal SpPD-KAI menjelaskan meningitis adalah suatu infeksi atau radang yang terjadi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang, keracunan darah (sepsis) dan infeksi dalam aliran darah. Penyebab meningitis di dunia bisa diklasifikasikan ke dalam lima kelompok bakteri yang menyebabkan infeksi meningokokus. Yaitu neisseria meningitides atau lima tipe bakteri atau serogroup A,B,C,Y dan W-135.

"Penularan bakteri meningokokus antara lain lewat kontak langsung dan berbicara, melalui butiraan ludah bakteri kemudian masuk ke sel darah sampai ke selaput otak," kata samsuridjal di Jakarta. Ia menerangkan, meningokokus dapat tertular kepada anak dengan cepat. Bayi-bayi usia setahun paling rentan karena tidak bisa melakukan pencegahan sebab tidak mempunyai imun untuk meningitis.

Sekitar 6-10 persen anak-anak di bawah usia 12 bulan yang terjangkit penyakit meningokokus kemungkinan dapat meninggal dunia. "Remaja dan dewasa juga berisiko tinggi terjangkit meningokokus. Begitu juga dengan para wisatawan dan para jemaah haji atau umrah karena dalam kondisi manusia yang sangat padat untuk jangka waktu yang panjang" beliau menerangkan.

Menurut WHO rata rata 5-10 persen orang yang terkena penyakit ini akan meninggal. Bahkan ketika mereka telah didiagnosa dan mendapatkan perawatan. Tanpa perawatan, tingkat angka kematian akibat meningitis mencapai 70-90 persen.

Di antara mereka yang berhasil selamat, satu di antara lima orang akan menderita komplikasi berkepanjangan, seperti kerusakan otak, kesulitan belajar, hilangnya pendengaran dan kehilangan anggota tubuh. "Cara pencegahan yang paling efektif adalah melalui VAKSINASI, karena mampu menyiapkan sistem kekebalan sebelum terkena kuman dan meningkatkan kemampuan tubuh melawan kuman" tegas samsuridjal. (sumber : Koran Republika ).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar